Warung Online

Jual Kamboja Kering Dan Basah

Pohon kamboja, khususnya kamboja berbunga putih (Plumeira alba), masih dipandang sebelah mata. Sebab, kebanyakan tanaman ini tumbuh di kuburan. Tidak jarang, orang menyebutnya sebagai bunga kuburan. Bunganya yang telah dikeringkan, lantas ditumbuk halus, banyak dipakai sebagai bahan baku wewangian, kosmetik, industri kerajinan dupa, spa, serta teh herbal. Untuk harga perkilo, kami tidak mematok harga paten dikarenakan harga yang tidak stabil dan berubah sewaktu-waktu. Jika anda berminat, silahkan hubungi kami atau jika anda ada di Banjarmasin, bisa datang langsung ke tempat kami.
Dikirim oleh : Kamboja Kering, banjarmasin, 081334232727 | Kunjungi Website

Dijual Rumah ada sarang Walet-Tulungagung

Dijual Rumah Murah ada sarang Walet lengkap Dengan Instalasi Speaker, lb 90m2 sarang walet 3x7m diatas ada kolam, rumah monyet untuk walet 2x2m. Harga 175juta tanpa perantara Bila ada yang berminat langsung hubungi kami
Dikirim oleh : Rumah Murah, Bangoan kedungwaru Tulungagung, 081351015777 | Kunjungi Website
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Hias. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Hias. Tampilkan semua postingan

Berbisnis Budidaya Anggrek Yang Selalu Menyegarkan

Bisnis tanaman hias seperti anggrek merupakan bisnis yang relatif stabil dan tidak mengemal fluktuasi. Tanaman anggrek memiliki penggemar yang loyal, tidak heran usaha budidaya anggrek ini bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama. Harga tanaman anggrek juga relatif stabil, harga tergantung pada varietas. Jika anggrek termasuk langka maka harganya cukup mahal. Salah satu yang menekuni bisnis anggrek adalah Hasan Sulaeman Syah, seorang sarjana pertanian dari Magelang, Jawa Tengah.

Usaha budidaya anggrek Hasan,bermula dari skripsinya yang mengulas seputar anggrek dalam botol, dari skripsi tentang anggrek tersebut lantas membuatnya tertarik untuk berwirausaha.

Lokasi kebunnya di daerah Nambangan,Blabak, Magelang, menjadi tempat grosir tanaman anggrek. Awal usaha anggrek Hasan dirintis saat ia masih nganggur selepas selesai kuliah, lantas terpikir untuk menerapkan disiplin ilmu yang ia miliki. Selain itu petani anggrek di daerah Magelang masih sedikit, peluang bisnis ini coba ia tekuni ditambah dengan latar belakang ilmunya dan hobi Hasan akan anggrek.

Setelah lulus di tahun 1998 ,dari Universitas Tidar Magelang, ia kemudian mencoba untuk budidaya anggrek dengan memanfaatkan lahan di loteng rumahnya yang berukuran 3 x 6 meter. Hingga akhirnya di tahun 2003, ia mulai membisniskan anggreknya.

Usaha kerasnya membuahkan hasil, yaitu dengan diperolehnya 4 kebun untuk budidaya anggrek-anggreknya. Kebun-kebun itu berada di Nambangan, kawasan Blabak, Magelang, yang memang dikhususkan untuk bisnis grosir anggrek.

Sedangkan lokasi kebun di Candi Mulyo ia pakai sebagai tempat pembesaran dan menanam anggrek, serta di dalam taman Kyai Langgeng. Di taman Kyai Langgeng ini, Hasan mempunyai lahan seluas 180 meter persegi dalam bentuk green house dan bekerjasama dengan Dinas Pertanian.

Anggrek Vanda, Salah Satu Jenis Anggrek Yang Menawan

Di Nambangan, dengan memanfaatkan lahan seluas 500 meter persegi, Hasan membudidayakan anggrek dengan melakukan pembibitan di dalam botol. Media yang digunakan jenis Smith Ferguson ditambah arang (media agar-agar
Hasan tidak melakukan penanaman bibit anggrek langsung dari biji F1 nya. Namun ia membeli dalam bentuk F2 dan F3 dari kawasan Jawa Timur dan Jakarta, bahkan juga dari seorang importir dari Bangkok, Thailand.

Berbagai jenis bibit anggrek dapat dibudidayakan di dalam botol. Meski usaha untuk pembibitan anggrek dalam botol bukanlah suatu hal yang baru, tapi masih sedikit hobiis yang melakukannya. Biasanya mereka takut jika gagal, dan anggreknya akan mati sebelum sempat dikeluarkan dari botol.

Tanaman anggrek merupakan tanaman yang memiliki daya tahan terhadap ruangan kedap udara selama berbulan-bulan. Oleh karena itu media tanam dalam botol mulai digemari karena unik dan dapat dibawa kemana-mana bahkan hingga ke luar negeri. Hampir semua jenis anggrek telah dimiliki oleh Hasan. Setidaknya ada 7000 koleksi tanaman anggrek, baik dalam bentuk botol atau anggrek yang sudah dalam masa pembesaran.

Sumber:

http://tabloidtransagro.com/

Mengintip Peluang Usaha Rental Tanaman Hias

Rental tanaman hias mungkin belum banyak dikenal orang, namun ternyata usaha rental tanaman hias cukup menjanjikan. Jika anda memiliki hobi menanam dan merawat berbagai macam tanaman hias, anda bisa mendapatkan keuntungan dari hobi ini dengan menyewakan kepada yang membutuhkan. Pasar untuk rental tanaman hias biasanya adalah perusahaan-perusahaan dari yang kecil hingga besar. Mereka banyak menyewa tanaman hias untuk dipajang di kantor agar meminimalkan biaya perawatan tanaman dan berbagai kerumitannya.

Usaha rental tanaman hias konon sudah mulai populer semenjak tahun 1980. Sebagai tanaman yang hidup agar selalu indah tanaman hias perlu dirawat secara teratur dengan keahlian dan ketelatenan tersendiri. Biasanya perusahaan pengguna sewa tanaman hias tidak mau repot dengan urusan yang satu ini, karena itu solusi rental tanaman hias menjadi pilihan.
Kebutuhan Usaha Rental Tanaman Hias

Meski anda bukan penghobi tanaman hias, anda tetap bisa menjalankan bisnis ini. Hanya saja anda perlu mencari pegawai yang cukup ahli dalam masalah perawatan tanaman hias.

Kebutuhan selanjutnya adalah lahan yang cukup luas untuk menyimpan stok tanaman hias yang akan direntalkan. Beberapa peralatan kebun seperti gunting tanaman,sprayer pompa, cutter juga perlu dipersiapkan untuk mendukung usaha ini.Untuk mendukung mobilitas dan pengangkutan tanaman hias ke pelanggan diperlukan juga mobil pick up. Jika modal usaha masih kecil kendaraan bisa disewa dari rental yang disewa berdasarkan kebutuhan.
Jenis Tanaman untuk Usaha Rental Tanaman Hias

Ada beberapa jenis tanaman yang kerap disewa oleh pelanggan antara lain tanaman palem, kaca piring, pandan bali,pisang kipas, bougenvile,Anturium, Jamaika, Palem Kuning,Wali songo dan lain-lain.

Selain jenis tanaman yang akan direntalkan penting pula diperhatikan ketinggian tanaman yang akan direntalkan. Biasanya pihak penyewa akan menyesuaikan dengan ketersediaan lahan yang ada. Ketinggian tanaman biasanya berkisar antara 1 sampai 2 meter.

Dalam usaha rental tanaman hias, ada kalanya tanaman menjadi layu atau bahkan mati saat direntalkan, karena itu anda perlu menyediakan cadangan tanaman hias untuk menggantinya. Paling tidak harus disediakan lima tanaman sebagai cadangan.

Untuk mempercantik tanaman hias yang direntalkan, diperlukan pot atau wadah yang mendukung. Wadah bisa berbahan plastik, rotan,dan gerabah. Pot dengan bahan plastik relatif lebih murah harganya, namun pot dengan bahan gerabah dan rotan lebih memberi kesan elegan.

Usaha rental tanaman hias biasanya dikaitkan dengan jasa desain taman, karena biasanya perusahaan penyewa juga tidak mengetahui desain ruangan mau dibuat seperti apa. Masing-masing tempat memiliki tema yang berbeda-beda. Karena itu anda harus kreatif membuat desain dan memberikan rekomendasi kepada pelanggan.
(/Tabloid Peluang Wirausaha).

Rosella, Halau Hipertensi Sekuat Captopril

MENURUT data dari National Heart, Lung and Blood Association, hampir sepertiga warga negara Amerika menderita hipertensi. Hipertensi terjadi seperti sebuah selang kecil tipis berisi terlalu banyak air yang menekan. Bila terus menerus menekan, selang akan bocor dan selang bisa jadi bakal pecah.
Hal yang sama juga bisa terjadi pada pembuluh darah. Tekanan yang begitu kerap atau intens bakal membahayakan organ-organ lain seperti ginjal, jantung menimbulkan masalah sehingga muncul stroke, kebutaan, dan lain-lainnya.

Untuk mengontrol hipertensi, dokter biasanya merekomendasikan perubahan gaya hidup—olahraga, rileksasi, menghidari asupan garam—ditambah pengobatan. Selanjutnya, teh hibiscus bisa jadi tambahan terapi.

Tampaknya hibiscus atau yang kerap kita kenal sebagai bunga sepatu mampu menurunkan tekanan darah. sama seperti obat penurun tekanan darah, bunga berwarna merah juga kuning ini dikatakan dapat membuka pembuluh darah lebih lebar, menurunkan kekentalan darah dan meningkatkan produksi urin sehingga dapat mengurangi volum darah.

Teh hibiscus dibuat dari bunga Hibiscus sabdariffa, kadang-kadang disebut Rosella atau Karkade. Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di Phytomedicine tahun 2004, para pasien minum setiap hari 10 gram bunga kering yang diseduh.

Hasilnya menunjukkan bahwa teh ini dapat mengontrol hipertensi jenis ringan maupun sedang seefektif Captopril, obat yang biasa digunakan untuk mengatasi hipertensi dan gagal jantung.

Hibiscus juga dikatakan bekerja cepat. Journal of Ethnopharmacology melaporkan bahwa setelah 12 hari, 31 pasien yang mengonsumsi teh Hibiscus rata-rata mengalami penurunan tekanan darah hingga 11,2 persen untuk tekanan sistolik dan 10,7 persen untuk tekanan diastolik.

Normalnya, tekanan sistolik 120 dan diastolik 80, artinya teh hibiscus dapat menurunkan tekanan darah hingga kondisi normal selama kurang lebih tidak sampai dua minggu. Bagaimana para penderita hipertensi sebaiknya menggunakan herba ini?

Ellen Kamhi, Ph.D, RN dan kawan penulis dari The Natural Medicine Chest (Evans & Co.,2000) merekomendasikan agar memberitahukan penggunaan herba ini kepada dokter sementara Anda menggunakan obat atau meninggalkan obat ini sambil mengecek tekanan darah setiap hari.

“Rasio dan risiko penggunaan herba dalam hal ini tentu saja lebih aman dan lebih baik dibanding obat. Karena itu cobalah untuk menggunakannya,” ujar Ellen.

Sumber : Alternative Medicine

Model atau Gaya Tanaman Bonsai




Bonsai adalah tanaman atau pohon yang dikerdilkan di dalam pot dangkal dengan tujuan membuat miniatur dari bentuk asli pohon besar yang sudah tua di alam bebas.

Penanaman (sai) dilakukan di pot dangkal yang disebut bon. Istilah bonsai juga dipakai untuk seni tradisional Jepang dalam pemeliharaan tanaman atau pohon dalam pot dangkal, dan apresiasi keindahan bentuk dahan, daun, batang, dan akar pohon, serta pot dangkal yang menjadi wadah, atau keseluruhan bentuk tanaman atau pohon.

Bonsai adalah pelafalan bahasa Jepang untuk penzai.

Seni ini mencakup berbagai teknik pemotongan dan pemangkasan tanaman, pengawatan (pembentukan cabang dan dahan pohon dengan melilitkan kawat atau membengkokkannya dengan ikatan kawat), serta membuat akar menyebar di atas batu.

Model atau gaya bonsai paling dasar yang perlu dikuasai pemula adalah berdasarkan gaya tumbuhnya, yakni formal dan menggantung. Penjabaran lebih jelas kedua gaya ini adalah sebagai berikut:

Model FormalModel atau gaya formal mengikuti pertumbuhan normal dari tanaman yang bersangkutan. Gaya ini terdiri dari tegak lurus, tegak berliku, dan miring.

1. Tegak Lurus
Bonsai dengan gaya tegak lurus memiliki batang yang tegak lurus dari pangkal akar sampai ke top mahkota atau puncak batang. Diameter pangkal batang besar dan semakin ke atas batang semakin mengecil. Demikian juga dengan cabang dan ranting pun semakin ke ujung semakin mengecil. Diameter cabang di bagian bawah lebih besar dibandingkan dengan bagian atas. Akar bonsai ini kuat dan menjalar ke segala arah dipermukaan media tanam. Bonsai dengan gaya ini memiliki jarak antar cabang yang tidak merata. Semakin ke atas jarak antar cabangnya semakin rapat. Arah percabangan harus diperhatikan. Pembentukkan bonsai dengan gaya tegak lurus diawali dengan menentukan cabang yang akan dijadikan sebagai top mahkota. Setelah cabang top mahkota ditentukan, batang yang terletak di atasnya dipotong. Sebaiknya, pemotongan batang tersebut menghadap kesamping atau ke arah belakang agar bekas pemotongan tidak tampak di depan.

2. Tegak Berliku
Bonsai dengan gaya tegak berliku memiliki batang yang tegak, tetapi berlekuk-lekuk. Seperti halnya bonsai dengan gaya tegak lurus, bonsai ini juga memiliki pangkal batang yang besar dan semakin ke top mahkota mengecil. Cabang bagian bawah lebih besar dibandingkan cabang dengan bagian atasnya. Namun, cabang bagian atas itu tampak tumbuh di setiap lekukan batang. Cabang bagian bawah dibentuk hingga tingginya sepertiga dari tinggi keseluruhan batang. Lekukan sebaiknya selalu dibuat mengarah ke kiri dan ke kanan atau sebaliknya. Agar terkesan alami, arah cabang perlu dibuat ke depan agak menyerong ke kiri atau ke kanan, sehingga lekukannya tampak dari arah depan.

3. Gaya Miring
Bonsai dengan gaya miring mengesankan sebuah pohon yang tumbuh di sebuah lereng atau tanah yang miring. Bonsai dengan gaya ini memiliki pangkal batang yang lebih besar dari pada pucuk batangnya. Akarnya harus terkesan kuat menahan tegaknya pohon. Pembentukan bonsai bergaya miring diawali dengan pengawetan batang. Batang yang tadinya tumbuh tegak diubah arah tumbuhnya ke samping dengan melakukan pengawatan. Lama-kelamaan, batang yang dikawat akan tumbuh miring dengan sendirinya. Arah percabangan sebaiknya dibuat sejajar dengan permukaan tanah atau merunduk ke arah permukaan tanah, sehingga kesan miring bisa terlihat jelas.

Model Menggantung atau cascadeGaya ini berlawanan dengan pertumbuhan normal tanaman. Gaya ini ada dua, yakni semi (setengah) menggantung dan murni menggantung

1. Setengah Menggantung
Bonsai dengan model setengah menggantung mengesankan pohon yang tumbuh di tempat-tempat tandus, seperti tebing yang curam. Pohon di sela-sela tebing pertumbuhannya akan membelok ke atas mencari cahaya. Jika dipindahkan ke pot, pohon itu tampak miring dan menggantung. Bonsai dengan gaya ini, puncak atau top mahkotanya tidak boleh melebihi bibir pot

2. menggantung
Gaya menggantung sama dengan gaya setengah menggantung, hanya top mahkotanya melebihi atau jauh dibawah bibir pot. Cara pembentukannya juga sama dengan pembentukan bonsai bergaya setengah menggantung.

Tanaman Hias Fittonia

Fittonia


Fittonia termasuk tanaman yang pertumbuhannya lambat dan tidak tahan dengan udara dingin. Jenis yang berdaun besar sulit untuk dipelihara di dalam ruangan. Fittonia membutuhkan suhu udara yang relatif konstan, hangat dan lembab. Fittonia merupakan tanaman yang baik untuk terrarium, bila ditanam di terrarium akan mudah diletakkan dalam ruangan. Fittonia memiliki berbagai jenis, yang didasarkan pada ukuran dan tulang daunnya.

Tipe:
Fittonia verschaffeltii, mempunyai tulang daun warna merah muda. Varietas Pearcei mempunyai tulang daun warna merah tua.
F. argyroneura, mempunyai tulang daun warna putih dengan ukuran daun besar (panjang 2 inci), varietas Nana ukuran daunnya lebih kecil (panjang 1 inci), varietas ini lebih tahan dalam ruangan.

Tanaman ornamental Ficus


Ficus merupakan tanaman ornamental yang sudah cukup dikenal dan cukup lama berkembang sejak jaman Victoria. Yang banyak dikembangkan pada awalnya adalah Ficus elastica (tanaman karet), namun sekarang yang lebih banyak berkembang adalah Ficus elastica robusta dan F. elastica decora.

Ficus yang memiliki satu warna daun lebih mudah dibudidayakan daripada yang jenis variegata. Yang perlu diperhatikan dari tanaman ini adalah waktu pemberian air. Jangan sampai tanaman ini mengalami kelebihan air karena dapat menyebabkan kerontokan daun.

F. benjamina saat ini juga populer, daunnya tidak begitu besar dan mempunyai banyak cabang. Ficus termasuk tanaman yang lambat pertumbuhannya.

Tipe:
F. elastica, varietas Decora dikenal dengan nama tanaman karet (rubber plant), robusta mempunyai daun lebih besar, dengan warna daun hijau tua. Black Prince seperti Robusta warna daunnya mendekati warna hitam. Tipe variegata yang ada mempunyai warna tambahan putih/ kuning. Doescheri memiliki tulang daun bagian tengah warna merah muda. Schrijuereana mempunyai motif seperti marmer, Tricolor mempunyai bintik-bintik merahmuda keunguan, Variegata mempunyai tepi daun warna krem.
F. benjamina, mempunyai daun yang lebih kecil dengan batang bercabang-cabang.Varietas yang ada Hawai, Natasha, Variegata, Starlight, Gold Princess, varietas Nuda mempunyai daun yang sempit.

Tips:
Udara hangat, suhu minimal 55 F
Cahaya, sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung
Jaga kondisi media tetap lembab
Penggantian media tahun sekali
Perbanyakan dengan stek batang

Tanaman Hias Ferns (Paku-pakuan)

Ferns (Paku-pakuan)


Paku-pakuan cukup sulit untuk ditanam dalam ruangan, karena paku-pakuan tidak tahan dengan asap rokok yang dapat meracuni tanaman. Paku-pakuan menghendaki kondisi udara yang lembab untuk pertumbuhan yang baik, kondisi media juga harus dijaga kelembabannya. Ada banyak jenis paku-pakuan yang diantaranya bisa ditanam di dalam ruangan. Jenis paku-pakuan yang mudah tumbuh diantaranya Cyrtomium, Davallia, Pteris cratica, Neprolephis, Asplenium nidus, Pallea rotundifolia. Yang baik untuk tanaman gantung adalah Neprolephis, Adiantum. Yang bagus untuk displai sebagai tanaman specimen adalah Neprolephis, Asplenium nidus, Blechnum gibbum

Tipe:
Adiantum raddianum/cuneatum = Maidenhair Fern, daun padat kecil-kecil, paling mudah tumbuh.
A.capillus veneris, bentuk mirip A. cuneatum, namun ukuran daun lebih besar dan lebih padat.
Asplenium nidus = Bird's Nest Fern = Kadaka,membutuhkan naungan dan kelembaban udara. Bentuk daun besar, lebar dan panjang yang mengelilingi bagian tengah yang bentuknya seperti sarang burung.
Nephrolepis cordifolia, bentuk tegak dan besar, tinggi 1-2 kaki
N. exaltata, jenis yang populer dengan varietas diantaranya Bostoniensis rooseveltii, berukuran besar dengan anak daun melengkung,Bostoniensis maasi bentuk padat dengan anak daun melengkung, Bostoniensis scottii bentuk padat dengan anak daun menggulung.
N. exaltata gloriosa , anak daun lebih besar dan lebih padat.
Platycerium bifurcatum/alcicorne = Stghorn Fern, bentuk seperti tanduk rusa
P. grande = Regal elkhorn Fern, bentuk seperti tanduk elk, ukurannya lebih besar dibanding P. bifurcatum.

Tips: 
Suhu yang baik 60-70 F
Membutuhkan cahaya matahari tidak langsung
Pengairan jaga kondisi tetap basah
Perlu dilakukan pengkabutan untuk menjaga kelembaban
Penggantian media dilakukan bila akar telah memenuhi media
Perbanyakan dengan menggunakan anakan

Tanaman Hias Euphorbia

Euphorbia


Jenis Euphorbia ini berbeda dengan E. pulcherrima (Poinsettia). Tanaman ini tidak sukulen, tahan terhadap sinar matahari langsung, tidak memerlukan kelembaban tinggi dan tahan suhu dingin. Bentuk tanaman ini bercabang melengkung dan berduri panjang. Daun berukuran kecil-kecil, dengan bunga berwarna oranye kemerahan atau putih.

Tipe:
Euphorbia milli = Crown of Thorns, panjang batang mencapai 3 kaki dengan bunga kecil-kecil yang ada di sekita batang, biasanya bunga berwarna merah namun ada juga yang berwarna salmon dan kuning. Musim berbunga tergantung cahaya sehingga di daerah tropis bisa berbunga terus-menerus. Tipe ini mempunyai duri pada batangnya.
E. fulgens = Scarlet Plume, mempunyai getah beracun dan lebih sulit dipelihara. Batang berbentuk melengkung namun tidak memiliki duri, bunga mirip dengan E. milli.

Tanaman Hias Jenis Eucharis (Amazon Lily)

Eucharis (Amazon Lily)


Tanaman berumbi ini merupakan salah satu jenis tanaman yang cukup digemari. Tanaman berbunga putih, bentuk bunga mirip terompet pendekPanjang tangkai bunga bisa mencapai sekitar 2 kaki, dengan jumlah bunga 3-6 kuntum per tangkai. Tanaman ini kurang menyukai suhu dingin.

Tipe:
Eucharis grandifloria

Tips:
Membutuhkan udara hangat, suhu minimal 60 F
Cahaya, sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung
Jaga kondisi media tetap lembab
Penggantian media 3-4 tahun sekali
Perbanyakan dengan pemisahan anakan

Tanaman Hias Episcia (Lace Flower)


Merupakan jenis tanaman pemanjat, tanaman ini membutuhkan kelembaban yang tinggi sehingga sulit untuk dijadikan tanaman specimen/ tanaman hias gantung, namun cukup baik untuk dijadikan tanaman penutup tanah. Tanaman ini menghasilkan anakan untuk perbanyakan. Setelah tanaman berbunga sebaiknya dilakukan pemotongan batang. Episcia memiliki bentuk daun yang menarik dan cantik dengan bunga tubularnya yang berukuran kecil.

Tipe:
Episcia cupreata = Flame violet, mempunyai bunga tubular berwarna merah oranye dengan bagian tengah bunga berwarna kuning, diameter bunga ¾ inci. Hibrida yang terkenal Amazon, Metallica. Acajou, Cleopatra dan Harlequin
E. dianthiflora, bunga berukuran besar, warna putih dengan tepi bunga membentuk jumbai-jumbai.
E. raptans, mirip E. cupreta dengan tulang daun keperakan, bunga warna merah menyala.
E.lilacina. bunga warna lilac dengan bagian dalam bunga warna kuning.

Tips:
Membutuhkan udara hangat, suhu minimal 55 F
Cahaya, sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung
Jaga kondisi media tetap lembab
Penggantian media tiap tahun
Perbanyakan dengan pemisahan anakan

BUNGA ANGGREK HIBRIDA

Anggrek, bunga yang sangat mempesona bagi sebagian besar umat manusia.Anggrek dibedakan menjadi dua jenis. Anggrek spesies (jenis asli yang tumbuh dengan sendirinya di alam) dan anggrek hibrida (hasil persilangan yang dibantu oleh manusia). Anggrek spesies ini rata-rata berharga tinggi karena ketersediaanya dianggap langka dan memiliki nilai prestis tinggi bila dapat mengoleksinya.

Anggrek hibrida juga tidak kalah ngetren dengan anggrek spesies, karena anggrek yang telah disilangkan oleh manusia ini mempunyai bentuk dan kombinasi warna yang sangat indah. Nah, jadi heran kan? Hehehe… Kenapa semua anggrek digemari dan berharga tinggi?

Dalam tulisan ini saya hanya akan memperdalam anggrek hibrida, untuk yang spesies kapan-kapan aja deh, atau udah banyak yang sudah mengulasnya di blog-blog terkenal.
Anggrek hibrida merupakan silangan antar populasi, antar kultivar, atau antar galur dalam suatu spesies. Dalam dunia akademiknya pengertian seperti ini sering disebut pemuliaan tanaman (pemuliaan anggrek).

Anggrek hibrida merupakan keturunan dari dua varietas, subspesies, spesies, atau dua genus yang berbeda. Untuk dua yang pertama, hibridanya disebut hibrida intraspesifik, untuk yang ketiga disebut hibrida interspesifik, dan yang terakhir disebut hibrida intergenerik. Anggrek hibrida hasil dari silangan dua anggrek spesies disebut hibrida primer (primary hybrid).

Perbedaan musim bunga , morfologi bunga, faktor perbedaan genetika, dan sebagainya. Menyebabkan anggrek jarang sekali kawin silang secara alami. Namun kendala tersebut dapat diatasi dengan campur tangan manusia (rekayasa). Kegiatan penyilangan anggrek oleh manusia bertujuan mencari bibit yang mempunyai banyak sifat-sifat unggulnya (hibridisasi), seperti : rajin berbunga, tahan hama dan penyakit, memiliki tingkat adaptasi sangat tinggi, ukuran bunga besar dan tebal,corak warna indah dll.

Untuk membedakan mana anggrek spesies dan mana anggrek hibrida bisa dari penamaannya. Nama-nama anggrek baik yang spesies maupun hibrida terdaftar di lembaga internasional yang mengurusi soal anggrek seluruh dunia yang bernama Royal Horticultural Society yang bertempat di Inggris. Nama anggrek spesies biasanya berciri khas nama latin. Dengan penulisan Huruf besar pada awal nama genusnya dan huruf kecil pada nama spesiesnya. Nama anggrek hibrida biasanya menggunakan nama bebas. Sesuai permintaan sang penyilangnya. Dan umumnya ditulis dengan awalan huruf besar semua. Nahhh… Masih terbuka kesempatan luas menorehkan namamu dalam deretan nama-nama anggrek yang indah nan mempesona yang akan disebut-sebut oleh masyarakat sedunia.

Bunga fuchsia SI CANTIK YANG BERAGAM WARNA





Di Indonesia, jika kita menyebut nama bunga fuchsia, mungkin tidak banyak orang yang tahu. Masyarakat Indonesia lebih mengenal bunga cantik yang satu ini dengan nama Kembang Anting-anting. Penyebutan ini bermula dari posisi bunga fuchsia yang menggantung dari dahannya, mirip dengan anting-anting.

Fuchsia termasuk tanaman perdu (membentuk semak). Layaknya tanaman tropis pada umumnya, ia juga selalu hijau sepanjang tahun (evergreen).Fuchsia merupakan salah satu jenis tanaman bunga yang paling banyak ragam dan warnanya. Di beberapa daerah, seperti di Indonesia, jenis fuchsia hibrida lebih banyak ditemui.

Bunga fuchsia yang dapat dilihat di foto ini berjenis Fuchsia Madeleine Sweeney, salah satu jenis fuchsia hibrida. Meski memiliki banyak variasi warna, pada umumnya bunga fuchsia berwarna merah, putih, merah muda, ungu, atau paduan warna-warna tersebut.

Menanam fuchsia bisa jadi pilihan tepat untuk mempercantik taman. Fuchsiamembutuhkan media tanam yang lembap dengan drainase yang baik. Meski menyukai sinar matahari, namun sebaiknya hindarkan fuchsia dari sinar matahari siang, yang terlalu panas.

Sempatkan melakukan pemangkasan, setiap kali usai berbunga. Pemangkasan berguna untuk merapikan bentuknya. Selain itu, juga membuat fuchsia lebih produktif berbunga. Untuk memperbanyak, bisa menggunakan benih atau dengan metode cangkok.

BERAGAM JENIS TANAMAN PAGAR


Terkadang kita masih susah memilih jenis tanaman untuk pagar. Bisa saja kita memilih jenis tanaman yang sudah ada di seputar kita dan mudah didapatkannya. Sebab pada dasarnya, sekali lagi, yang penting adalah perawatan dan pemangkasan. Beberapa tanaman yang lazim digunakan untuk pagar tanaman antara lain:

1. Beluntas
Tanaman beluntas (Pluchea indica) termasuk suku Asteraceae dan masih sering tampak tumbuh liar di tanah tegal. Beluntas bisa mencipta keindahan saat ditanam sebagai tanaman pagar. Tingginya sekitar 1 - 2 meter, daunnya hijau terang, pinggirnya bergerigi, dan letaknya berseling. Bunga bertandan, warnanya putih agak kecokelat-cokelatan.

Daun beluntas mengandung zat-zat seperti amino (triptofan, treonin, lesusin, isoleusin), lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A dan C. Oleh sebab itu, daun beluntas dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional, seperti:

Mengusir Bau Badan
Ambil 15 helai daun beluntas yang masih muda, lalu kukus. Santaplah sebagai lalapan.

Menghilangkan pegal-pegal dan demam
Sediakan 15 helai daun beluntas, lalu seduh dengan segelas air panas. Jika sudah dingin, saring dan minum 1 - 2 kali sehari.

Menyembuh ganguan pencernaan
Ambil 8 helai daun beluntas, cuci bersih, lalu letakkan di atas nasi yang akan dibuat tim. Resep ini cocok untuk anak-anak yang terganggu pencernaannya.

2. Kemuning
Tanaman kemuning (Murraya paniculata) sering ditanam di pekarangan rumah, tapi ada juga yang tumbuh liar di antara semak-semak belukar. Kemuning termasuk ta-naman perdu, tingginya sekitar 3 - 7 meter.

Batangnya berkayu cukup keras, berwarna kekuning-kuningan. Kulit batang juga berwana ke-kuning-kuningan. Berdaun majemuk, menyirip ganjil. Bunganya tunggal atau majemuk tandan semu, setiap tandan berjumlah 8 bunga. Daun mahkota bunga berwarna putih. Bunganya sangat harum di senja hari.

Buahnya berbentuk bulat telur atau lonjong, dengan pangkal dan ujungnya lancip dan berwarna merah mengkilap.

Kemuning sangat menyukai sinar matahari. Jadi, cocok ditanam di tempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung. Sebagaimana perawatan tanaman hias pada umumnya, kemuning juga perlu disiram dan dipupuk sesuai kebutuhan. Dengan demikian tanaman akan hidup sehat, dan akan selalu berbunga.

Perbanyakan kemuning dapat dilakukan dengan stek batang, pencangkokan, atau dengan bijinya. Ambil biji-biji yang tua, lalu semaikan dalam polybag. Setelah tumbuh sekitar 30 - 50 cm, bibit kemuning dapat ditanam sebagai tanaman pagar.

3. Melati
Dari sekitar 200 jenis melati yang diketahui, baru sekitar 15 jenis saja yang telah dibudidayakan. Tanaman melati (Jasminum sambac) punya banyak manfaat, misalnya sebagai bunga tabur, tanaman hias pekarangan dan pot, bunga taman, industri parfum, dan pengobatan tradisional. Melati termasuk tanaman setahun yang berbentuk perdu tegak atau merambat.

Melati dapat tumbuh sampai ketinggian 2,5 meter, dengan sistem perakaran serabut yang menyebar di dalam tanah.

Bunga tumbuh di atas tunas, berbentuk tunggal atau berkelompok, dengan warna dan bentuk yang beraneka ragam. Setiap tangkai bunga terdiri atas 3 - 15 kuntum bunga bergantung jenis melatinya. Bunga mengeluarkan aroma wangi, sehingga sering dijadikan bahan pewangi rambut, parfum atau minyak, yang diperoleh dengan cara penyulingan.

Perbanyakan tanaman melati dapat dilakukan dengan cara stek, rundukan, atau cangkokan. Dengan ketiga cara ini, bibit akan tumbuh dan berkembang menjadi tanaman baru yang sifatnya sama dengan induknya.

Tanaman melati mengandung zat-zat bensil, indol, dan livalilasetat. Oleh sebab itu tanaman melati dapat digunakan untuk beragam pengobatan, seperti:

Melegakan sesak napas
Ambil 10 lembar daun melati, lantas rebus ke dalam 3 gelas air sampai mendidih. Sisakan 2 gelas. Bila sudah dingin, saring air rebusan, lalu tambahkan sedikit garam. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Menghilangkan bengkak akibat sengatan lebah
Ambil segenggam bunga melati, lalu remas-remas sampai halus. Tempelkan pada bagian yang tersengat lebah.

Mengurangi produksi ASI
Sediakan segenggam daun melati, lalu tumbuk sampai halus. Tempelkan hasil tumbukan di seputar payudara setiap pagi sebelum mandi.

4. Soka
Tanaman soka (Ixora spp) termasuk jenis tanaman perdu tegak, dengan tinggi sekitar 2 - 4 meter. Ada beberapa jenis soka yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman pagar, antara lain:

Ixora paludosa, jenis soka yang paling banyak ditanam di Indonesia, berupa tanaman perdu, berbunga putih.
Ixora javanica berupa tanaman perdu berbunga merah.
Ixora finlaysoniana berupa pohon kecil, bunganya berwarna putih.

Perbanyakan tanaman soka dapat dilakukan dengan cara stek, pencangkokan, atau dengan peremajaan yang tumbuh sekitar pangkal batang.

Sumber : Tabloid Nova

TANAMAN PEMURNI UDARA


Para pecinta aglaonema kemungkinan akan jatuh cinta juga pada flora ini.Dieffenbachia namanya. Berdaun hijau dan lebar, dengan corak putih atau kekuningan. Coraknya bisa berbentuk bintik besar atau kecil, garis, atau splash warna.

Dieffenbachia bisa tumbuh hingga lebih dari satu meter. Panjang daunnya bisa mencapai hampir 50cm, dengan lebar kurang lebih 30cm. Daun lebarnya ini menjadi alasan flora ini dinobatkan sebagai salah satu tanaman peneduh.

Menanam dan merawatnya mudah. Penyiraman pun tak perlu sering dilakukan. Pasalnya, media tanam yang terlalu basah, justru akan menimbulkan kebusukan pada akar. Selain itu, Dieffenbachia juga menyukai tempat teduh. Jadi, tak masalah jika ingin menjadikannya sebagai tanaman indoor.

Masih ada satu lagi kelebihan dari flora tropis asal Amerika Selatan ini. DaunDieffenbachia mampu menyerap racun di udara. Menempatkannya dalam ruangan, selain mempercantik ruang, juga membersihkan udara. Menanamnya di halaman, bisa ikut membantu mengurangi gas polutan di sekitar rumah.

Sumber : Properti Kompas.com

HELICONIA YANG SEJUK DAN SEGAR


HELICONIA sp dapat ditanam di sepanjang dinding tembok pembatas lahan. Tanaman ini dapat "mengubah" tampilan tembok yang polos dan kaku itu menjadi tembok yang hijau dan sejuk di mata.

Sebagai tanaman perdu, Heliconia sp memiliki bentuk mirip pohon pisang. Batang nya berpelepah, dan daunnya pun tak ubahnya pisang. Pola hidupnya pun sama. Tumbuh berkelompok dan rimbun. Olehkarenanya, orang pun menyebut Heliconia sp sebagai tanaman pisang-pisangan.

Salah satu keistimewaan Heliconia sp adalah mudah tumbuh dan minim perawatan. Daunnya yang hijau dan bunganya yang oranye dapat mengkamuflase tampilan dinding tembok yang polos. Agar tumbuh subur dan fungsinya maksimal, beberapa hal berikut patut diperhatikan ketika menanam Heliconia sp.
Carilah bibit unggul. Pilihlah heliconia yang masih muda, pelepahnya segar, dan siap berbunga. Untuk memastikan kualitasnya, Anda bisa menanyakan langsung pada penjual.

Persiapkan media tanam. Siapkan tanah gembur dan kaya unsur hara sebagai media tanam. Tambahkan pupuk kandang dan kompos jika perlu. Jangan lupa juga berikan obat anti hama dan anti serangga secara berkala sesuai aturan pakainya.

Lokasi penanaman. Pisang-pisangan tidak cocok ditanam di dalam pot. Ia lebih cocok ditanam secara berkelompok di lahan yang cukup luas. Perhatikan juga intensitas cahaya. Tanaman ini membutuhkan cahaya agar tumbuh subur.

Lakukan pemupukan. Pupuk secara berkala agar daunnya rimbun dan bunganya segar.

Kenali hama pengganggu. Seperti tanaman lain, Heliconia sp juga disenangi hama. Untuk mencegahnya, semprotkan cairan pembasmi jamur, serangga, dan bakteri sesuai aturan pakainya.

Awasi perkembangbiakannya. Pisang-pisangan cepat berkembang biak. Jika terlalu rimbun, lakukan penjarangan. Pindahkan atau buang tunas baru jika populasi tanaman terlalu padat.

Sumber : Properti Kompas.com

KEMBANG BOKOR YANG CANTIK


Bunga “lawas” ini masa jayanya memang di era tahun 80-an. Namun tidak tahu jika Anda ingin menghadirkannya sebagai penghias taman saat ini. Bagaimana kiat pemeliharaannya? Simak ulasan berikut ini.

Kembang bokor atau hortensia atau Hydrangea macrophylla adalah bunga yang sangat elok. Kuntum-kuntumnya yang mekar tumbuh saling merapat, bergerombol membentuk cluster, menyerupai sarang lebah. Warnanya sangat memikat, ada hijau muda, biru keunguan, merah muda cerah, sampai merah lembayung.

Tanaman ini banyak digunakan sebagai penghias taman, utamanya di daerah yang berhawa sejuk seperti Bogor, Bandung, Puncak, atau Lembang. Selain itu, kembang bokor juga banyak digunakan sebagai elemen taman dalam ruang, pada acara-acara seminar atau pameran.

Negeri Oriental
Kembang bokor yang termasuk keluarga Hydrangeaceae ini berasal dari negeri yang berhawa sejuk. Tepatnya dari daratan Cina, Jepang, dan pegunungan Himalaya. Dari sana, kembang bokor dibawa menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Dalam penyebarannya, kembang bokor yang bisa diperbanyak dengan cara stek batang atau cangkok ini ternyata mengalami perkembangan (baca: kemajuan). Bunganya menjadi lebih besar dan warna serta bentuknya pun semakin bervariasi.

Humus Murni dan Kelembaban Tinggi
Kembang bokor adalah tumbuhan semak yang batangnya berkayu. Tinggi tanamannya hanya berkisar di angka 50 cm. Helaian daunnya berbentuk bulat panjang atau bulat telur, dan pada beberapa varietas, tepian daunnya bergerigi.

Kembang bokor sebenarnya termasuk tanaman yang gampang tumbuh. Di tempat yang sesuai, ia akan tumbuh dengan baik. Bahkan di tempat yang kurang sesuai pun, ia masih mau tumbuh, meski tanamannya menjadi tidak terlalu besar dan bunganya malas muncul.

Sebagian orang sering mengeluhkan bawa kembang bokor yang dibelinya, tidak mau hidup lama—paling hanya 5 bulan. Malah ada yang sudah membeli berulang-ulang karena penasaran, tetapi hasilnya sama saja, si kembang bokor tak pernah bertahan lama.

Alasan paling sederhana yang bisa menjelaskan permasalahan ini adalah tempat tumbuh kembang bokor yang kurang sesuai. Seperti sudah diceritakan di awal tadi, kembang bokor adalah tanaman yang berasal dari daerah berhawa sejuk dan memiliki tingkat kelembaban tinggi. Karena itu, tempat hidup paling pas bagi si biru jelita ini adalah daerah berhawa sejuk. Kurang dari ini, si kembang bokor masih mau hidup—bahkan bisa tumbuh subur—hanya saja bunganya malas muncul. Jika Anda kebetulan tinggal di daerah yang kurang sejuk, jangan berkecil hati, ada beberapa perlakuan yang bisa membuat si kembang bokor tetap hidup.

Yang pertama, tempatkan si kembang bokor di lokasi yang terkena sinar matahari penuh, tetapi hanya sinar matahari pagi (maksimal sampai jam 10.00). Kemudian, tanam si kembang bokor pada media yang benar-benar subur, misalnya humus murni yang berasal dari sisa-sisa tanaman. Kembang bokor menyukai struktur media yang poros/beremah tetapi bisa mengikat air dengan baik.

Untuk penyiraman, karena kembang bokor berasal dari daerah yang memiliki tingkat kelembaban tinggi, tanaman ini menghendaki pasokan air yang teratur dalam jumlah yang cukup. Jangan menyiram terlalu berlebihan karena bisa menyebabkan tanaman busuk.

Pemupukan
Meski medianya sudah humus murni, si kembang bokor ternyata masih memerlukan pupuk agar pembungaannya bisa sempurna. Secara rutin, dalam jangka waktu dua minggu sekali, pupuklah si kembang bokor menggunakan pupuk yang tinggi kandungan Phospor/P-nya. Atau jika tidak ada, boleh juga diganti dengan pupuk NPK.

Pupuk kandang dari kotoran kambing atau domba (yang juga tinggi kandungan P-nya) bagus juga digunakan sebagai alternatif pupuk organik, menggantikan pupuk kimia. Gejala kekurangan unsur hara—tanda bahwa tanaman sudah harus dipupuk—yang sering ditunjukkan oleh si kembang bokor adalah munculnya warna kekuningan di sela-sela tulang daun.

Menyulap Warna Kembang Bokor

Warna bunga kembang bokor dipengaruhi oleh unsur aluminium. Aluminium inilah yang mempengaruhi pigmen warna bunga si kembang bokor menjadi biru. Ketersediaan unsur aluminium tergantung dari kadar keasaman tanahnya.

Pada tanah asam—dengan pH kurang dari 5,5—aluminium mudah diserap oleh tanaman karena tersedia dalam bentuk unsur bebas/tidak berikatan dengan senyawa kapur (Ca) dalam tanah. Kembang bokor yang ditanam pada tanah jenis ini akan menghasilkan bunga berwarna biru. Pada tanah dengan pH 5,5 – 6,5 unsur aluminium agak sulit diserap oleh tanaman, karena sebagian sudah membentuk ikatan dengan senyawa kapur di dalam tanah. Pada tanah demikian, si kembang bokor akan menghasilkan bunga berwarna lembayung muda (keunguan).

Dan pada tanah basa dengan pH 7 atau lebih, unsur aluminium akan diikat erat oleh kapur, sehingga tidak bisa diserap oleh si kembang bokor. Kembang bokor yang ditanam pada tanah semacam ini akan menghasilkan bunga berwarna merah muda.

Tanah yang kita miliki di Indonesia kebanyakan bersifat asam. Karena itu, kembang bokor yang kita temui seringkali berwarna biru hingga lembayung. Ada sedikit trik yang bisa dicoba jika Anda ingin menyulap warna si kembang bokor menjadi merah muda.

Seperti sudah dijelaskan, warna merah muda akan timbul bila tanah bersifat basa. Untuk memperoleh tanah yang bersifat basa, Anda harus menaikkan pH tanah. Caranya adalah dengan menggunakan kapur pertanian atau dolomit. Dosis yang bisa digunakan adalah 0,5 – 1 kg dolomit/meter persegi tanah. Atau bisa juga dengan menyiramkan larutan kapur tembok yang dicampur/dilarutkan dalam air, dengan konsentrasi 50 gram kapur per liter air/meter persegi tanah.

Biasanya dosis di atas bisa menaikkan pH tanah sebanyak 0,5 – 1. Satu hal yang perlu diingat, penaikan pH ini tidak boleh dilakukan dengan serta merta. Dalam rentang waktu seminggu, Anda hanya boleh memberikan perlakuan sekali. Jika Anda paksakan, alih-alih menjadi merah muda, tanaman malahan mati.
Sumber : Tabloidrumah.com

Bunga Balsam, Warna Memikat Sarat Manfaat


Warna-warna cantik menjadi ciri khas tanaman asli Asia ini. Ciri khas lainnya, tanaman ini mudah tumbuh dan tidak rewel. Selain itu beberapa bagian tanamannya bisa dipakai sebagai obat P3K.

Di dunia, tanaman Impatiens balsamina Linn. dikenal sebagai bunga balsam. Di Indonesia lebih dikenal dengan nama bunga pacar air. Memiliki bunga dengan beragam warna, semisal merah muda, merah, putih, oranye, peach, atau salem. Sepintas, bentuk bunganya mirip anggrek dalam ukuran kecil dengan daun yang bergerigi.

Impatiens cukup populer sebagai tanaman hias dan banyak dijumpai di dataran tinggi, misalnya Puncak, Jawa Barat. Tingginya mencapai 30-80 centimeter. Setiap daerah di Indonesia memiliki nama lain untuk pacar air ini. Di Minangkabau (Sumatera Barat), pacar air dikenal dengan nama paruinai. Pacar cai (Sunda), kimhong (Jakarta), pacar banyu (Jawa), pacar foya (Bali), dan bunga jebelu (Halmahera Selatan).

Tanaman ini menyukai tempat teduh dan air. "Jadi, kalau rumah Anda banyak terkena sinar matahari, letakkan tanaman pacar air di bawah pohon," papar Ida Widaningsih, General Manager PT Bina Usaha Flora. Meski warna bunganya banyak, pacar air tak bagus dipakai untuk landscape. "Biasanya bagus digantung atau diletakkan di pot. Mungkin karena senang di tempat teduh untuk landscape jadi kurang bagus."

Meski Impatiens lokal pun ada di Indonesia, para pengusaha bunga masih mengimpor bibitnya dari luar negeri. "Bunga ini kan biasanya tumbuh di pinggir sungai. Tanaman yang lokal lebih tinggi, bunganya kecil, ruas batangnya kekar. Dan warna bunga tidak sebanyak dibanding bibit dari luar dengan warna yang beragam," ujar Ida.

Media tanam untuk tanaman ini tidak sulit. Pakai saja campuran tanah, kompos, sekam atau tanah, cocopeat. "Boleh juga memakai pupuk kandang." Meskipun tergolong bukan tanaman rewel, ada satu musuh utamanya, yaitu hama. Begitu terkena hama, tanaman akan langsung busuk. Jadi, awasi tanaman pacar air Anda dari segalahama pengganggu.

Topiari, Seni Pangkas Eropa Kuno


Kira-kira sepuluh atau lima belas tahun lalu, tanaman pangkas bisa dijumpai hampir di tiap halaman rumah. Tinggi atau rendah, rata-rata tanaman yang dibentuk bulat di masa itu, dikenal sebagai tanaman pangkas.

Sekarang pun tanaman pangkas masih digemari. Di sentra tanaman hias kini banyak ditawarkan tanaman pangkas yang dibentuk mirip hewan seperti rusa dan kelinci. Ada juga yang bersosok tanaman “biasa” setinggi 1 – 1,5 m, dengan beberapa cabang dan daun-daun di cabang tersebut sengaja dibentuk sebagai bulatan-bulatan yang ukurannya sama atau bervariasi. Tentu saja tanaman hias pangkas seperti ini punya daya pikat tersendiri, karena kehadirannya dalam sebuah taman bisa berfungsi sebagai point of interest.


Banyak pedagang tanaman hias yang menyebut tanaman pangkas ini sebagai “bonsai”. Padahal, bonsai bukan istilah yang tepat bagi tanaman yang sengaja dipangkas untuk memperoleh suatu bentuk tertentu.Yang disebut bonsai adalah tanaman yang dihambat pertumbuhannya sehingga tetap kerdil di usia dewasa. Selama pertumbuhannya, tanaman bonsai sengaja dipangkas atau dibentuk khusus, dan umumnya selalu ditempatkan dalam sebuah wadah, sejak masih berusia muda.


Sebenarnya yang kita kenal sebagai tanaman pangkas, dalam istilah gardening dari Inggris sono, dikenal dengan sebutan topiary. Ini merupakan seni memperindah tanaman (dengan sengaja dipangkas atau dibentuk) yang diadaptasi dari tanaman hias pada taman gaya geometris Eropa di jaman Renaissance. Di jaman tersebut taman-taman istana para raja dan bangsawan Eropa hampir seluruhnya ditata secara geometris. Contoh taman geometris yang sampai sekarang masih dilestarikan bahkan dijadikan obyek wisata adalah taman Istana Versailles di Perancis yang diwujudkan oleh Raja Louis XIV.

Jika kita menyusuri taman tersebut, tanaman di sebelah kiri dan kanan kita terdiri dari jenis tanaman yang sama dan dipangkas rapi dengan bentuk yang sama pula. Ada yang berbentuk bulat, kerucut, prisma, atau segi empat (kubus). Border atau tanaman pembatasnya pun dipangkas rapi dengan bentuk-bentuk tertentu. Prinsip taman gaya geometris ini mengacu pada keteraturan yang simetris.

Seperti halnya mode dalam dunia fashion yang terus “berputar”, gaya tanaman pangkas Eropa abad XIV kembali disukai dan kini mulai dihadirkan di Indonesia.

Di alam ini ada jenis tanaman yang memiliki pesona arsitektural yang menawan, baik saat ia masih muda, maupun setelah ia tumbuh menua. Tanaman tersebut antara lain kamboja, flamboyan, palem, cemara, dan yuka.

Tetapi ada pula tanaman yang setelah melewati usia pertumbuhan tertentu, keindahan struktur aslinya akan memudar, bahkan tampilannya makin berantakan. Jenis-jenis tanaman ini, terutama yang memiliki banyak cabang dan ranting berdaun kecil-kecil, lebat, dan rapat, sangat cocok bila dibuat topiari. Contoh tanaman seperti ini adalah teh-tehan, ficus (beringin), mirten, jeruk kingkit, sianto, bogenvil, cemara, bambu, azalea, soka, kemuning, cendrawasih, dan gardenia.

Baik menggunakan jenis tanaman berbunga ataupun tidak berbunga, topiari perlu memperoleh cukup sinar matahari. Sinar matahari pagi (hingga pukul 11.00) akan membuat topiari tumbuh subur, daun-daunnya hijau mengilat, rimbun, dan rajin berbunga.

Bila Anda memakai jenis tanaman tidak berbunga, topiari boleh ditempatkan di teras atau di bawah teritisan. Pastikan bahwa untuk satu - dua jam, tanaman tersentuh sinar matahari pagi, atau seminggu penuh dipindahkan ke lokasi lain yang mendapat sinar matahari. Bila terlalu lama di tempat teduh, topiari akan tumbuh tidak sempurna dan mudah diserbu oleh kutu-kutu putih, yang merusak pucuk-pucuk tanaman dan pada akhirnya menghambat pertumbuhan atau mematikan pucuk-pucuk tanaman.

Tanaman topiari yang ditanam dalam pot besar, sebenarnya tidak memerlukan media tanam yang jumlahnya sama dengan volume pot. Sepertiga hingga sebagian pot bisa diisi dengan batu karang atau batu apung. Selain membuat struktur poros pada media, kedua jenis batu tersebut ringan, sehingga memudahkan pot berisi tanaman dipindahkan atau digeser ke lokasi lain.

Perhatikan bahwa pada dasar pot harus terdapat lubang-lubang yang cukup banyak agar kelebihan air penyiraman bisa mengalir keluar dengan sempurna. Dan jangan lupa mengganjal pot tanaman topiari dengan batu bata atau batako, agar pot tidak langsung menempel di tanah. Hal ini juga bertujuan untuk mencegah kelebihan air siraman menggenangi pot.

Topiari harus disiram sesuai kebutuhan. Dua kali sehari bila di tempatnya topiari memperoleh curah sinar matahari dari pagi hingga lewat tengah hari. Atau cukup satu kali di sore hari bila topiary hanya memperoleh curah matahari pagi selama 1 – 2 jam saja.

Jadwalkan pemangkasan secara rutin (setiap 2 – 3 bulan) agar bentuk tanaman selalu stabil. Selain itu sesekali perlu dilakukan penggemburan media tanah. Untuk pemupukan, gunakan pupuk yang kandungan N (natrium) dan K (kalium) lebih tinggi dari pada unsur P (phospor) untuk merangsang kesehatan akar dan daun.

Bila terlihat selaput-selaput putih mirip kapas halus pada dahan, ranting atau daun, semprotkan obat anti–jamur sesuai takaran yang dianjurkan pada kemasan untuk membasmi kutu-kutu putih tersebut.

Sumber : Tabloid Rumah

Kaki Pot Memperindah Penampilan Tanaman

POT tanaman hias dan bunga akan tampak indah penampilannya apabila diberi kaki. Pot bunga dan tanaman hias yang berkaki ini akan menambah dekorasi sebuah ruangan tamu atau teras rumah. 

UNTUK memasang kaki pot, diperlukan kemampuan tersendiri untuk memilih kaki pot agar selaras dengan pot berisi tanaman hias dan bunga mawar atau anggrek yang akan diberi kaki. Pot berkaki akan tampak lebih indah penampilannya. 

Hal itu, misalnya, dilakukan Ny Marlina (50). Warga yang tinggal di sebuah perumahan di Kelurahan Cipaku, Bogor Selatan, Kota Bogor, itu menata ruang tamunya dengan menempatkan pot tanaman hias dengan kaki pot jangkung (ukuran 80 cm) di sudut ruang kosong. 

Pot tanaman hias berkaki jangkung itu menambah sudut ruangan sekitar menjadi enak dipandang. Selanjutnya, sebuah pot kecil berisi tanaman hias diletakkan pada kaki pot yang berbentuk sepeda ukuran kecil di atas meja. Kaki pot berbentuk sepeda dengan menopang pot kecil berisi tanaman hias ini menjadi hiasan meja. 

Kemudian, pot berisi tanaman suplir dan tanaman lainnya juga diberi kaki pot, diletakkan di teras rumah di bawah jendela. Selain memperindah penampilan pot, kaki pot juga berfungsi mengikat pot agar lebih kokoh. Pemasangan kaki pada pot ini juga dimaksudkan agar air yang merembes dari bawah pot seusai disiram tidak membasahi lantai. Sebab, di bagian bawah kaki pot ini dibuatkan tempat tatakan piring cekung untuk menampung rembesan air. 

“Selain itu, tak membutuhkan tenaga untuk memindahkan pot tanaman karena tak usah diangkat, cukup digeser saja, kalau ingin membersihkan,” kata Ny Marlina. 

Ny Marlina membeli kaki pot dari temannya, Ny Sianiwati, perajin pemula bidang kaki pot dengan harga relatif murah. Dari ukuran kecil seharga Rp 10.000 per buah, menengah Rp 25.000 per buah, sampai Rp 50.000 per buah untuk kaki pot jangkung ukuran 100 cm. 

KAKI pot buatan Ny Sianiwati, yang juga tinggal di daerah Cipaku, dibuat dengan bahan kawat sampai besi beton berukuran 10 milimeter. Aneka bentuk kaki pot dibuat sesuai selera konsumen. Kaki pot tersebut dilapisi bubuk plastik dengan warna hitam sehingga tahan karat. Kaki pot berwarna hitam yang banyak diproduksi sesuai dengan keinginan konsumen. 

Aneka macam kaki pot banyak dijual penjual tanaman hias di Jakarta, Bogor, dan daerah lainnya. Harganya tergantung dari ukurannya dan kualitas produknya. 

Pot berkaki dapat ditempatkan di mana saja, kapan saja anda suka, untuk memperindah ruangan atau teras rumah. 

Meski demikian, diperlukan kejelian menata ruangan dengan pot tanaman hias yang berkaki. Pilih jenis tanaman hias dan pilih kaki pot yang sesuai. Untuk tanaman hias, belilah sebatas kemampuan untuk menghias ruangan taman atau teras. Tak perlu membeli tanaman hias yang mahal harganya. Sebab, tanaman hias yang murah harganya tetap memukau. Ia tak kalah menarik dan menawan dengan yang mahal harganya bila ditata dengan apik. Meski demikian, jangan asal memasang kaki pot. Sebab, kalau sembarangan memasang kaki pot, kenyamanan dan keindahannya tak akan bisa dinikmati. (PUN) 

Sumber : Kompas

CARA Pembiakan Bonsai dari Biji



Sebelum membeli biji, pastikan apakah spesiesnya sudah cocok. Informasi dapat kita peroleh dari iklan di majalah pertanian.

Gunakan tanah yang banyak pasirnya tetapi tanpa pupuk tambahan.
Biji yang berkulit keras akan lebih cepat berkecambah apabila kulitnya sedikit diretakkan atau disayat.
Biji-biji sebagian besar spesies tanaman keras perlu dipersiapkan kondisinya terlebih dahulu agar bisa berkecambah. Cara terbaik adalah dengan menyemainya di luar ruangan. Bila ingin menyemainya di dalam ruangan, campurlah biji dengan pasir yang agak kering dalam satu baki besar dan masukkan dalam lemari es selama beberapa minggu. Biji pohon maple bisa berkecambah selama dua minggu meskipun disimpan dalam lemari es.
Bila kita menyemai biji di dalam ruangan, kuatkan dulu benihnya sebelum ditanam di luar secara permanen.
Biji dari beberapa spesies membutuhkan cukup lama untuk berkecambah.

Penyemaian:
  1. Setelah dibersihkan tanamlah biji dalam sebuah baki yang telah diisi lapisan kompos yang baik. Aturlah dengan jarak yang sama. Biji yang keras akan berkecambah lebih baik jika kulitnya dipecahkan atau disayat dengan pisau tajam.
  2. Tutuplah biji dengan kompos setebal biji. Jangan tekan kompos biarkan tetap longgar agar biji bisa bernafas.
  3. Baki biji harus disemprot dengan air. Bisa juga diberikan fungisida berbasis tembaga seperti senyawa cheshunt yang akan membantu mencegar pembusukan biji maupun mencegah penurunan kekuatan bibit yang dihasilkan.
  4. Tutuplah baki tetapi biarkan lubang ventilasi tetap terbuka. Letakkan baki di luar ruangan agar biji beradaptasi dengan perubahan suhu udara.

Cek Online Tagihan Listrik

Category

agama alam Alat Penangkapan Ikan aneh antivirus Aplikasi HP ARTIKEL Artikel Kehutanan Artikel OM Kris Blog 2012 Artikel Perikanan Artikel Pertanian Artikel Peternakan Artikel Tanaman Pertanian asal usul audio editor Award Bahasa Indonesia bangunan Belajar benda Berita Berita Aneh Unik Biografi Biologi bisnis bisnis oriflame online Blackberry BLOG bola Budi Daya Burner Tool Cara Menanam catatanku cheat cinta Contoh Skripsi Contoh Surat converter Copy Tool desa DIGITAL PRINTING Do'a - Do'a dan Bacaan Islami Drivers dvd ebook EKOR MB PANJANG MENJADI PENDEK fakta film Film Aneh Unik Firefox Fisika Flash Game | Mini Game Foto Aneh Unik gadget Gado-gado games Google Chrome Graphics Hack Tool hewan Hobby hot news Ikan Hias In English indonesia Inspirasi internet Islam jagad raya Jagung Kesehatan Kimia KOBAR Aniversary Konteks Menu klik kanan windows Kontes Seo Kopi Kord Gitar Campuran Kord Gitar Iwan Fals Kord Gitar Slank Kumpulan Album Slank Download kumpulan gambar gerak lain lain Lain-Lain Language LOGO Makalah manusia MELATIH MENTAL MB MUDA Mesin Pertanian Microsoft Word misteri mitos Modem Motivasi movie multimedia Nanas NEWS / BERITA ngakak olah raga Olahraga otomotif Panduan dan Tips pc care pdf reader Peluang Usaha Pendidikan Pendidikan Kewarganegaraan Pendidikan Peserta Didik Pengolahan PERAWATAN BURUNG BERKICAU Perencanaan Pernak - Pernik Lebaran photo Plugin PORTFOLIO Produk Profil Usaha Puisi Puisi Cinta Puisi Inspiratif Puisi Rindu Puisi Sedih - Galau Puisi Ucapan Selamat Resep Scripts security Sejarah seni Sensasi Tumbuhan SEPUTAR PAKAN BURUNG Serba-Serbi sexy SISI LAIN SOFTWARE Supranatural Tanaman Tanaman Buah Tanaman Hias Tanaman Hutan Tanaman Obat Tanaman Sayuran Ternak Text Generator Tips Tips Blog Tips Browsing tips komputer tips seo tumbuhan TUTORIAL TUTORIAL DOWNLOAD unik Usaha Sukses Utilities VANILI video player Webcam Website windows Windows 7 Windows 8 Windows Vista Windows XP