INILAH 5 PENYABAB PUNGUNG SERING MERASA PEGAL
Ilustrasi Sakit Punggung Bagian Bawah (sumber: topnews.net.nz) Rasa nyeri di punggung selalu datang tiba-tiba.
Sejumlah orang beranggapan bahwa nyeri atau pegal di punggung merupakan suatu hal yang biasa.
Padahal, menurut Tae M. Shin, MD, seorang ahli ortophedy di St Vincent , Los angeles, jika hal tersebut terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan sangat menggganggu di kemudian hari.
Seperti dilansir laman healthmeup, berikut adalah sejumlah penyebab Supaya Anda tahu, berikut ini ada beberapa hal yang menyebabkan punggung terasa nyeri dan pegal.
Duduk Lama
Saat duduk, maka akan memberikan tekanan sebanyak 40 persen pada tulang belakang. Hal inilah yang menambah tingkat ketegangan pada otot dan tulang belakang.
Kurang Olahraga
Riset paling baru menyatakan bahwa 40 % orang yang kurang aktif berolahraga, akan lebih mungkin terkena rasa nyeri atau sakit di punggung.
Kelebihan Berat Badan
Supaya tidak sakit punggung, banyak dokter yang menyarankan untuk selalu menjaga berat badan.
Merokok
Kandungan Nikotin dalam rokok akan menyebabkan aliran darah terbatas ke sendi yang melindungi bagian tulang belakang dan mengurangi penyerapan kalsium untuk pertumbuhan tulan.
Olahraga Sit-up
Jenis olah traga yang satu ini atau beberapa variasi lain dari sit-up, bisa menjadi salah satu pemicu sakit punggung. Oleh karenanya, lakukan terlbih dahulu pemanasan yang sesuai agar tidak menyesal kemudian karena pungung pegal.

Pohon kamboja, khususnya kamboja berbunga putih (Plumeira alba), masih dipandang sebelah mata. Sebab, kebanyakan tanaman ini tumbuh di kuburan. Tidak jarang, orang menyebutnya sebagai bunga kuburan. Bunganya yang telah dikeringkan, lantas ditumbuk halus, banyak dipakai sebagai bahan baku wewangian, kosmetik, industri kerajinan dupa, spa, serta teh herbal.
Untuk harga perkilo, kami tidak mematok harga paten dikarenakan harga yang tidak stabil dan berubah sewaktu-waktu. Jika anda berminat, silahkan hubungi kami atau jika anda ada di Banjarmasin, bisa datang langsung ke tempat kami.






0 komentar:
Posting Komentar