PERANGKO TERMAHAL DAN TERLANGKA DI DUNIA
Sepasang perangko langka yang menampilkan gambar pemimpin nasionalis China, Sun Yat-sen dijual seharga lebih dari USD700.000 di sebuah tempat pelelangan di Hong Kong.
Dilansir ABC News, Minggu (14/10/2012), rumah lelang Zurich Asia mengatakan, perangko 1941 berwarna biru dan hitam itu telah dibeli oleh penawar anonim (tanpa nama) melalui telefon.
Perangko ini menjadi langka, karena gambar yang tertampil merupakan gambar yang tanpa sengaja terbalik (inverted). Perangko yang dilelang tersebut merupakan lembar asli dari 50 perangko yang memiliki kesalahan dalam pencetakan.
Zurich Asia mengungkapkan, dengan harga USD700.000 tersebut, sekaligus menetapkan rekor dunia baru untuk perangko langka dan termahal yang pernah dijual. Perangko tersebut mengingatkan kembali pada periode 1912 hingga 1949 di China, setelah dinasti kekaisaran terakhir kehilangan kekuasaan.
Wikipedia menerangkan, Sun Yat-sen adalah seorang pemimpin kunci revolusi China dan diaku secara luas sebagai Bapak Negara China Modern. Ia lahir pada 12 November 1866 dan meninggal pada 12 Maret 1925.
Pada waktu itu, China diperintah oleh seorang kaisar. Sun Yat-sen yakin bahwa China perlu ditata dengan cara yang baru melalui revolusi. Ia kemudian memimpin revolusi terhadap Dinasti Qing dan menumbangkan kekasiaran. Sun Yat-sen mendirikan Republic of China pada 1911
Sepasang perangko langka yang menampilkan gambar pemimpin nasionalis China, Sun Yat-sen dijual seharga lebih dari USD700.000 di sebuah tempat pelelangan di Hong Kong.
Dilansir ABC News, Minggu (14/10/2012), rumah lelang Zurich Asia mengatakan, perangko 1941 berwarna biru dan hitam itu telah dibeli oleh penawar anonim (tanpa nama) melalui telefon.
Perangko ini menjadi langka, karena gambar yang tertampil merupakan gambar yang tanpa sengaja terbalik (inverted). Perangko yang dilelang tersebut merupakan lembar asli dari 50 perangko yang memiliki kesalahan dalam pencetakan.
Zurich Asia mengungkapkan, dengan harga USD700.000 tersebut, sekaligus menetapkan rekor dunia baru untuk perangko langka dan termahal yang pernah dijual. Perangko tersebut mengingatkan kembali pada periode 1912 hingga 1949 di China, setelah dinasti kekaisaran terakhir kehilangan kekuasaan.
Wikipedia menerangkan, Sun Yat-sen adalah seorang pemimpin kunci revolusi China dan diaku secara luas sebagai Bapak Negara China Modern. Ia lahir pada 12 November 1866 dan meninggal pada 12 Maret 1925.
Pada waktu itu, China diperintah oleh seorang kaisar. Sun Yat-sen yakin bahwa China perlu ditata dengan cara yang baru melalui revolusi. Ia kemudian memimpin revolusi terhadap Dinasti Qing dan menumbangkan kekasiaran. Sun Yat-sen mendirikan Republic of China pada 1911
Dilansir ABC News, Minggu (14/10/2012), rumah lelang Zurich Asia mengatakan, perangko 1941 berwarna biru dan hitam itu telah dibeli oleh penawar anonim (tanpa nama) melalui telefon.
Perangko ini menjadi langka, karena gambar yang tertampil merupakan gambar yang tanpa sengaja terbalik (inverted). Perangko yang dilelang tersebut merupakan lembar asli dari 50 perangko yang memiliki kesalahan dalam pencetakan.
Zurich Asia mengungkapkan, dengan harga USD700.000 tersebut, sekaligus menetapkan rekor dunia baru untuk perangko langka dan termahal yang pernah dijual. Perangko tersebut mengingatkan kembali pada periode 1912 hingga 1949 di China, setelah dinasti kekaisaran terakhir kehilangan kekuasaan.
Wikipedia menerangkan, Sun Yat-sen adalah seorang pemimpin kunci revolusi China dan diaku secara luas sebagai Bapak Negara China Modern. Ia lahir pada 12 November 1866 dan meninggal pada 12 Maret 1925.
Pada waktu itu, China diperintah oleh seorang kaisar. Sun Yat-sen yakin bahwa China perlu ditata dengan cara yang baru melalui revolusi. Ia kemudian memimpin revolusi terhadap Dinasti Qing dan menumbangkan kekasiaran. Sun Yat-sen mendirikan Republic of China pada 1911
Sepasang perangko langka yang menampilkan gambar pemimpin nasionalis China, Sun Yat-sen dijual seharga lebih dari USD700.000 di sebuah tempat pelelangan di Hong Kong.
Dilansir ABC News, Minggu (14/10/2012), rumah lelang Zurich Asia mengatakan, perangko 1941 berwarna biru dan hitam itu telah dibeli oleh penawar anonim (tanpa nama) melalui telefon.
Perangko ini menjadi langka, karena gambar yang tertampil merupakan gambar yang tanpa sengaja terbalik (inverted). Perangko yang dilelang tersebut merupakan lembar asli dari 50 perangko yang memiliki kesalahan dalam pencetakan.
Zurich Asia mengungkapkan, dengan harga USD700.000 tersebut, sekaligus menetapkan rekor dunia baru untuk perangko langka dan termahal yang pernah dijual. Perangko tersebut mengingatkan kembali pada periode 1912 hingga 1949 di China, setelah dinasti kekaisaran terakhir kehilangan kekuasaan.
Wikipedia menerangkan, Sun Yat-sen adalah seorang pemimpin kunci revolusi China dan diaku secara luas sebagai Bapak Negara China Modern. Ia lahir pada 12 November 1866 dan meninggal pada 12 Maret 1925.
Pada waktu itu, China diperintah oleh seorang kaisar. Sun Yat-sen yakin bahwa China perlu ditata dengan cara yang baru melalui revolusi. Ia kemudian memimpin revolusi terhadap Dinasti Qing dan menumbangkan kekasiaran. Sun Yat-sen mendirikan Republic of China pada 1911

Pohon kamboja, khususnya kamboja berbunga putih (Plumeira alba), masih dipandang sebelah mata. Sebab, kebanyakan tanaman ini tumbuh di kuburan. Tidak jarang, orang menyebutnya sebagai bunga kuburan. Bunganya yang telah dikeringkan, lantas ditumbuk halus, banyak dipakai sebagai bahan baku wewangian, kosmetik, industri kerajinan dupa, spa, serta teh herbal.
Untuk harga perkilo, kami tidak mematok harga paten dikarenakan harga yang tidak stabil dan berubah sewaktu-waktu. Jika anda berminat, silahkan hubungi kami atau jika anda ada di Banjarmasin, bisa datang langsung ke tempat kami.







0 komentar:
Posting Komentar